coba_dulu

silahkan_menikmati_blog_ini

18 April, 2011

Angkuh


Diposting oleh Annaas Pamungkas
Tulisan Bahasa Indonesia#2 ke-6

Terdapat seorang pemuda yang sombong dan angkuh. Ia merasa paling benar sendiri dan tidak membutuhkan pertolongan dari orang lain. Ia juga merasa bahwa ia mampu mengerjakan pekerjaannya dengan tangan sendiri tanpa bantuan dari orang lain. Ketika ia dimintai bantuan oleh orang di sekitarnya ia selalu menolaknya dan menganggap bahwa urusannya masih banyak daripada urusan mereka. Maka orang yang berada disekitarnya malas jika ingin meminta bantuan kepadanya.
Memang orang tersebut jika terdapat suatu pekerjaan maka ia akan menyelesaikan dengan cepat. Suatu hari saat pekerjaannya dikejar oleh waktu batasnya, ia merasa kesulitan dan kebingungan. Ia kemudian meminta bantuan kepada orang yang ada si sekitarnya untuk membantu, namun tidak seorang pun yang mau membantunya. Ia merasa terkucilkan oleh orang sekitarnya. Lantas ia pun menyadari bahwa di dunia ini masih membutuhkan orang lain untuk saling berbagi dalam bentuk apapun.


Dapat Berguna Bagi Siapa Saja


Diposting oleh Annaas Pamungkas
Tulisan Bahasa Indonesia#2 ke-5

Terdapat dua orang yang terlihat sederhana dan anggun jika dilihat. Orang yang terlihat sederhana selalu diminta bantuan oleh setiap orang, baik itu si kaya maupun si miskin tanpa pandang harta. Namun orang yang terlihat anggun tersebut hanya bisa membantu si kaya daripada si miskin karena dari sosok penampilan saja si anggun lebih mengutamakan si kaya daripada si miskin.
Orang yang terlihat sederhana tersebut selalu diolok-olok oleh orang yang terlihat anggun, dengan menerangkan bahwa ia lebih sering dimintai bantuan oleh si kaya. Si kaya selalu mengajak orang yang terlihat anggun tersebut ke pesta-pesta dan memberikan perawatan kepada orang yang terlihat anggun tersebut, agar keanggunannya tidak hilang atau pudar. Berbeda dengan orang yang terlihat sederhana tidak pernah diperhatikan oleh si kaya saat dimintai bantuan. Namun, orang yang terlihat sederhana tersebut menjelaskan kepada orang yang terlihat anggun tersebut bahwa ia lebih senang dapat berguna bagi siapapun baik itu si kaya maupun si miskin. Orang yang terlihat anggun tersebut pun tertegun mendengar penjelasan orang yang terlihat sederhana, ia menyadari bahwa ia hanya berguna bagi si kaya dan ia juga berguna saat-saat tertentu saja daripada orang yang terlihat sederhana dapat berguna bagi siapa saja.   



Instropeksi Diri


Diposting oleh Annaas Pamungkas
Tulisan Bahasa Indonesia#2 ke-4


Suatu hari di sebuah rumah mewah yang nan megah ditinggali oleh sebuah keluarga yang harmonis. Kehidupan sehari-hari selalu tercukupi tak pernah kekurangan. Namun suatu hari dikabarkan bahwa perusahaan yang dimiliki oleh si pemilik rumah tersebut  bangkrut. Kemudian segala hartanya yang ia punya harus digadaikan untuk menutup kebangkrutan perusahaannya. Tak disangka dan diduga mereka harus meninggalkan rumah yang mereka tempati selama sekian tahun dengan kehidupan yang harmonis.
Akhirnya mereka tinggal di sebuah rumah yang sederhana. Mereka harus mulai beradaptasi dengan kehidupan sederhana mereka. Kadangkala mereka merasakan kekurangan daripada saat mereka berjaya. Saat melihat tetangga mereka dengan kehidupannya, mereka kemudian membandingkan dengan kehidupan mereka. Betapa tertegun dan merenung diri dengan apa yang mereka lihat terhadap tetangganya. Kehidupan tetanganya lebih kekurangan daripada kehidupan mereka. Kemudian mereka mulai merasakan dengan kesadaran mereka bahwa masih ada yang lebih kurang dari kita. Maka kita harus selalu bersyukur dan menginstropeksi diri kita

11 April, 2011

Tips Sederhana untuk Menanggulangi Kelupaan


Diposting oleh Annaas Pamungkas
Tulisan Bahasa Indonesia#2 ke-3


Terdapat beberapa tips yang saya terima informasi ini dari suatu media elektronik yang dapat kita coba lakukan untuk mengatasi lupa yang berlebih, yaitu :

- Menjaga pikiran tetap siap
Stimulus intelektual merupakan menjadi kunci meningkatkan daya ingat seperti, membaca, mengerjakan teka teki silang, merencanakan perjalanan menyenangkan, melakukan hobi atau belajar kemampuan baru seperti komputer dan bahasa asing dapat membantu menajamkan memori.

- Buat petunjuk sistem memori
Ingat suatu istilah semakin banyak informasi semakin besar kita menjadi lupa. Untuk mengingatkan diri sendiri mengenai hal-hal penting, cobalah untuk melakukan contoh kecil seperti, Jika harus mengembalikan sesuatu atau memberi seseorang sesuatu, simpan ditempat yang selalu dapat terlihat atau dekat sesuatu yang setiap hari memang posisi barang itu biasanya berada, seperti kumpulan alat-alat tulis yang setiap kita gunakan kembalikan pada posisinya.

- Interaksi sosial
Berhubungan sosial dengan orang-orang yang ada di sekeliling kita dapat membantu terhindar dari penyakit lupa. Penelitian bahkan menujukan lebih banyak seseorang berinteraksi sosial, semakin kecil mereka mengalami kerusakan fungsi kognitif.

- Makan makanan peningkat daya ingat
Makanan yang kita makan akan memberikan pengaruh terhadap aktivitas tubuh. Contohnya saja wortel mentah dan buah-buahan segar mempunyai peran besar menstimulus fungsi otak seperti daya ingat. Gula alam yang terkandung dalam buah-buahan sebenarnya dapat membantu kita berpikir dan mengingat kembali informasi lebih cepat.

- Olahraga
Olahraga aerobik seperti berenang, jalan kaki dan sepeda dapat memompa oksigen ke dalam otot dan meningkatkan aliran darah dalam otak sehingga hasilnya otak lebih mudah mengingat sesuatu.

Lupa


Diposting oleh Annaas Pamungkas
Tulisan Bahasa Indonesia#2 ke-2


Lupa sudah menjadi sifat manusia yang alamiah sekali. Sistem ingatan kita atau memori semua disimpan di dalam otak. Besar kecilnya otak seseorang tidak akan banyak berpengaruh terhadap memori, tetapi jumlah lipatan-lipatan lapisan luar di otak yang banyak berpengaruh untuk memori seseorang. Bagaimanapun juga memori seseorang memang terbatas. Jadi, ada baiknya kita aktifkan bantuan-bantuan untuk membantu memori dari luar. Misalnya dengan mempunyai catatan harian, organizer, atau reminder. Saat ini telepon genggam telah memiliki fasilitas untuk membantu kita mengingat jadwal kegiatan kita sehari-hari. Jadi,kita dapat mengoptimalkan penggunaan alat-alat bantu itu untuk membantu mengingat-ingat jadwal aktivitas sehari-hari.
Selain itu, memori juga dapat kita latih. Semakin aktif kita mengingat banyak hal atau belajar, semakin banyak sel otak kita yang akan teraktifkan, sehingga ingatan kita akan selalu terlatih baik dan tidak cepat pelupa atau yang kita kenal dengan nama pikun. Dibalik itu semua, kita juga perlu mewaspadai "Penyakit" lupa ini. Klinik Memori maupun berbagai suplemen sudah banyak ditawarkan untuk membantu meningkatkan memori kita. Otak manusia berbeda dengan komputer, walaupun analoginya serupa. Seperti komputer, otak memiliki dua memori dasar: memori jangka pendek dan memori jangka panjang. Otak manusia tidak merekam segala kejadian tanpa pilih-pilih, sebagian ada yang terkubur sampai dibangunkan kembali oleh seorang psikiater. Memori jangka pendek dapat dianalogikan dengan RAM (Random-Access Memory). Informasi yang diterima oleh panca indera dengan singkat diolah memori ini. Memori jangka pendek memungkinkan untuk membuat hitungan sederhana di kepala atau mengingat nomor telepon cukup lama. Sedangkan memori jangka panjang bertindak sebagai hard drive, secara fisik menyimpan pengalaman yang telah lewat di daerah otak yang disebut cerebral cortex (kulit luar otak).


Sumber :
Media Cetak Kompas


28 Maret, 2011

Petir


Diposting oleh Annaas Pamungkas
Tulisan Bahasa Indonesia#2

Saat cuaca terlihat mendung atau gelap, terihat akan turun hujan yang disertai badai. Akan terdengar suara gemuruh di langit yang didahului oleh kilatan cahaya. Sungguh menakjubkan ciptaan Yang Maha Kuasa, dengan peristiwa tersebut. Hujan yang deras disertai angin, membuat hati ini menjadi takut akan terjadinya badai. Bersamaan kilatan cahaya petir yang sungguh terang membuat diri ini semakin merunduk akan Kuasa Ilahi. Kekuatan tersebut tidak ada yang dapat ditandingi.
     Manusia hanya  mampu menciptakan suatu kekuatan daya listrik yang masih jauh dari kekuatan petir. Petir mampu merambat pada bangunan-bangunan, pepohonan dan benda lainnya yang memiliki ketinggian tertentu. Dengan kekuatan petir, mampu mengahbiskan segala benda yang di temuinya. Bahkan sampai saat ini para peneliti masih menyelidiki dalam pemanfaatan dari kekuatan petir. Sungguh kekuatan alam sangat luar biasa.

13 Maret, 2011

Resensi Buku


Diposting oleh Annaas Pamungkas
Tugas Bahasa Indonesia#2  bagian ke 2


Penjelasan Resensi Karya Tulis
            Tentunya kita sering membaca surat kabar, majalah dan buku lainnya yang dapat menambah wawasan. Dalam surat kabar maupun majalah biasanya memiliki perbedaan dalam mengartikan sebuah resensi, ada yang menyebutkan sebuah resensi dengan ulasan, resensi buku sebagai timbangan buku, tinjauan buku, pembicaraan buku atau bedah buku. Jadi resensi dapat dikatakan sebagai tulisan mengenai pertimbangan suatu buku atau wawasan baik atau kurang baiknya dari segi kualitas suatu tulisan yang terdapat dalam suatu buku. Kata resensi saat ini dapat diartikan meluas yang tidak hanya penilaian terhadap suatu kualitas buku, namun suatu tulisan yang memberikan penilaian terhadap suatu karya tulis (fiksi dan nonfiksi), pementasan drama, film, atau musik dengan cara mengungkapkan keunggulan dan kelemahan secara objektif. Dapat dikatakan resensi merupakan salah satu upaya dalam menghargai tulisan atau karya orang lain dengan cara memberikan komentar yang objektif, tidak secara subjektif. Penulisan resensi merupakan salah satu cara dalam memperkenalkan suatu karya tulisan kepada orang lain yang belum membacanya sehingga dapat mempengaruhinya.

Umumnya, resensi dapat dibagi menjadi 3, yaitu:
1. Deskriptif: menggambarkan dan menjelaskan mengenai karya seseorang secara menyeluruh, baik dari segi isi, penulisannya, maupun penciptanya (creator). Resensi deskriptif tidak sampai pada penilaian kritik (bagus/tidak) si penulis terhadap karya yang dia resensi. Dia hanya menjelaskan secara singkat tentang isi, proses, dan pencipta sebuah karya.
2. Deskriptif-evaluatif: resensi dengan karakter ini melakukan penilaian terhadap sebuah karya lebih dalam dari yang pertama. Dia tidak hanya menggambarkan, tapi menilai sebuah karya secara keseluruhan dengan kritis dan argumentatif. Sehingga ada kesimpulan pada akhir resensi, apakah karya yang diresensi baik kualitasnya atau tidak.
3. Deskriptif-komparatif: resensi ini lebih sulit lagi daripada macam resensi yang kedua. Resensi ini mencoba melakukan penilaian pada sebuah karya dengan cara membandingkan karya orang lain yang memiliki kesamaan atau keterkaitan secara isi dan materi. Disebut sulit, sebab selain membutuhkan analisa mendalam dan kritis, dibutuhkan pengetahuan dan wawasan luas. Tidak hanya satu karya yang harus dipahami, namun karya-karya lain yang berhubungan dengan karya yang diresensi harus juga dipahami.

Terdapat tujuan dari pembuatan resensi, yaitu:
  1. Sebagai alat promosi suatu karya kepada khalayak yang belum mengetahui karya tersebut.
  2. Untuk mendapatkan informasi atau pemahaman yang komprehensif terhadap suatu karya.
  3. Penulisan resensi merupakan latihan yang sangat baik untuk menulis. Dengan menulis resensi dapat belajar mengungkapkan gagasan dengan lebih baik.
  4. Mengetahui perbandingan suatu karya yang dihasilkan penulis terhadap karya penulis lain yang sejenis.
  5. Mengetahui kelemahan dan kelebihan buku yang diresensi.
  6. Memberi pertimbangan kepada pembaca apakah suatu karya tulis tersebut cukup pantas dibca atau tidak.
 Bahasa Resensi
Bahasa resensi biasanya singkat, padat, dan jelas. Pemilihan karakter bahasa yang digunakan disesuaikan dengan karakter pembaca yang akan menjadi sasarannya. Pemilihan karakter bahasa berkaitan dengan masalah penyajian dari tulisan.

Pola Tulisan Resensi
Terdapat tiga pola dalam penulisan resensi buku, yaitu :
1. Meringkas (sinopsis), yakni menyajikan semua persoalan buku secara padat dan jelas.
2. Menjabarkan (deskripsi), yakni mengungkapkan hal-hal menonjol dari sinopsis yang sudah dibuat.
3. Mengulas, yakni menyajikan uraian sebagai isi pernyataan atau materi buku yang sudah dipadatkan dan dijabarkan kemudian diinterpretasikan.

Dasar-Dasar Resensi
1. Peresensi memahami sepenuhnya tujuan pengarang buku itu.
2. Peresensi menyadari sepenuhnya tujuan meresensi karena sangat menentukan corak resensi yang akan dibuat.
3. Peresensi memahami latar belakang pembaca yang menjadi sasarannya: selera, tingkat pendidikan, dari kalangan macam apa asalnya, dan sebagainya.
4. Peresensi memahami karakteristik media cetak yang akan memuat resensi.

Sebuah resensi harus memuat hal-hal sebagai berikut
1. Data buku atau identitas buku.
a. Judul buku.
Jika buku yang akan diresensi adalah buku terjemahan, akan lebih baik jika menuliskan judul asli buku tersebut.
b. Penulis atau pengarang.
Jika buku yang diresensi adalah buku terjemahan, harus menyebutkan penulis buku asli dan penerjemahnya.
c. Nama penerbit.
d. Cetakan dan tahun terbit.
e. Tebal buku dan jumlah halaman.
2. Judul Resensi.
Judul resensi boleh sama dengan judul buku, tetapi tetap dalam konteks buku tersebut.
3. Ikhtisar Isi Buku.
Ikhtisar merupakan bentuk singkat dari suatu karangan atau rangkuman. Ikhtisar merupakan bentuk singkat karangan yang tidak mempertahankan urutan karangan atau buku asli, sedangkan ringkasan harus sesuai dengan urutan karangan atau buku aslinya.
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam membuat ikhtisar isi buku adalah sebagai berikut.
a. Membaca naskah/buku asli.
Penulis ikhtisar harus membaca buku asli secara keseluruhan untuk mengetahui gambaran umum, maksud, dan sudut pandang pengarang.
b. Mencatat gagasan pokok dan isi pokok setiap bab
c. Membuat reproduksi atau menulis kembali gagasan yang dianggap penting ke dalam karangan singkat yang mempunyai satu kesatuan yang padu.
4. Kelebihan dan Kekurangan Buku.
Penulis resensi harus memberikan penilaian mengenai kelebihan dan kelemahan buku yang disertai dengan ulasan secara objektif.
5. Kesimpulan
Penulis resensi harus mengemukakan apa yang diperolehnya dari buku yang diresensi dan imbauan kepada pembaca dan cantumkan nama dari selaku peresensi.


Contoh Resensi Buku :

Judul : Never Ending Success
Penulis : Budi Hartono
Penerbit : Pro You, Yogyakarta
Cetakan : 1, 2006
Tebal : 192 hlm

Menggali Inspirasi Dahsyat Sebatang Pohon, untuk Meraih Sukses Tanpa Batas

Sebuah kesuksesan merupakan suatu kebahagiaan, hal tersebut adalah kuncinya. Dapat dikatakan sukses jika kita mendapatkan kebahagiaan. Kesuksesan sejati adalah sukses tanpa batas (Never Ending Success), tak dibatasi oleh sempitnya ruang dan pendeknya waktu kehidupan. Kesuksesan tidak hanya tampak oleh mata, namun dapat merasuk ke dalam hati. Kebahagian yang tak terhenti, tek bertepi, dan tak berakhir. Banyak hal yang kita dapat ambil hikmahnya dari sebatang pohon. Lihatlah akar pohon, jika akarnya baik maka akan baik batang dan daunnya, sehingga akan menghasilkan bunga dan buah yang baik pula. Akar yang baik akan menjadikan pohon tetap kokoh saat terik, tetap teduh saat hujan , tetap tegar saat diterjang badai. Tentunya kita harus memiliki akar yang baik jika ingin sukses tanpa batas. Pohon tumbuh tiada henti, maka kita harus terus memperbaiki diri untuk mencapai kesuksesan. Pohon memberi tanpa batas, dapat dilihat pohon memiliki buah dan bunga namun tidak pernah dimakannya sendiri, melainkan untuk manusia dan juga hewan yang berada di sekitarnya. Untuk sukses tanpa batas, kita dapat menjadi orang yang bermanfaat bagi orang-orang di sekitar kita. Lihatlah pohon dihutan, mereka begitu merasa cukup dengan apa yang ada hingga tak perlu berebut makanan dengan pohon lainnya, jadilah orang yang merasa cukup dengan apa yang diterima sehingga dapat menenangkan hati. Semua batang pohon akan mengeluarkan getahnya ketika ditebang, namun setelah itu pohon akan mengeluarkan cabang, banyak daun dan banyak buah. Saat kita dihadapi dengan berbagai kesulitan, maka kita harus mampu mengubah kesulitan tersebut menjadi pengalaman agar terus maju. Sebatang pohon akan terus tumbuh tiap waktunya dengan akar yang semakin dalam, batang semakin kokoh, untuk berbunga kemudian berbuah. Dari peristiwa tersebut, kita harus berani dewasa untuk sukses tanpa batas.

            Buku ini menyajikan sebuah inspirasi sekaligus menjadi The Best Trainer yang digambarkan oleh sebatang pohon dengan segala cirri khasnya. Dengan kekuatan yang luar biasa dari dirinya akan memberi motivasi bagi para pembaca melejitkan potensi diri untuk meraih sukses tanpa batas. (Annaas Pamungkas)

Sumber :
Buku Never Ending Success