coba_dulu

silahkan_menikmati_blog_ini

30 September, 2011

English Business Letter

   
Posted by Annaas Pamungkas


1.      Letter Head
Berisikan informasi alamat dari instansi atau pembuat surat yang dapat dihubungi oleh si pembaca surat. Isi dari Letter Head biasanya informasi perusahaan atau instansi pembuat surat yang berupa nama perusahaan atau instansi, logo, alamat, nomor telepon, serta kode pos. Dengan informasi tersebut penerima surat akan percaya adanya instansi atau perusahaan yang membuat surat.
   Ø  Contoh kepala surat dari instansi :

Ø  English British
Informasi alamat pembuat surat pada kepala surat biasanya terletak pada pojok kanan atas surat.

Ø  American British
        Informasi alamat pembuat surat pada kepala surat yang biasanya terletak pada pojok kiri atas dibawah          tanggal, atau pada akhir surat di bawah tanda tangan.
  ü Posisi pojok kiri atas di bawah tanggal

  ü Posisi akhir surat dibawah tanda tangann




2. Date
    Berisikan tanggal, bulan, serta tahun dari pembuatan surat.
Ø  English British
Pada model ini biasanya tanggal ditempatkan sebelum bulan kemudian tahun. Posisi dari tanggal dapat ditempatkan dibawah informasi pembuat surat ataupun di pojok kiri atas.
Contoh : 30 October 2003

  Ø  American British
      Pada model ini biasanya  bulan ditempatkan sebelum hari kemudian tahun, serta sebelum tahun terdapat        koma. Posisi dari tanggal dapat ditempatkan di pojok kiri atas, di atas informasi si pembuat surat.
      Contoh : October 30, 2003



3. Inside Address
Merupakan informasi dari penerima surat baik berupa alamatnya, kode pos, maupun Negara.
Ø British English
Pada model ini penerima surat berada di baris yang sama dengan tanggal surat atau satu baris di bawah tanggal.


  Ø  American English
      Pada model ini penerima surat berada dua baris di bawah informasi pengirim, jika tanggal surat berada   di atas pojok kiri atau penerima surat berada dua baris di bawah tanggal jika informasi pengirim terletak di pojok kanan atas.



4. Subject
Merupakan suatu perihal yang menjadi alasan dibuatnya suatu surat oleh si pembuat kepada si penerima surat. Untuk membedakan baris subject dengan isi surat dapat dituliskan yakni :
             1)      Tulisan “Subject” atau “Re:”
             2)      Isi tulisan Subject menggunakan huruf kapital
             3)      Isi tulisan Subject menggunakan huruf tebal

Ø  English British
        Pada model ini biasanya ditempatkan di antara salam penghormatan dan isi dari surat.

Ø  American English
               Pada model ini biasanya ditempatkan di bawah penerima surat serta di atas salam penghormatan/salam        pembuka.


5.  Salutation
Merupakan suatu salam pembuka pada surat yang berupa penghormatan kepada si penerima surat.
   Ø  Jika kita mengetahui surat yang akan dikirim kepada seseorang yang kita kenal :
           Dear Ms / Miss / Mrs / Mr / Dr + nama keluarga
          Contoh : Dear Mr Akhmad

Ø  Dapat pula ditulis dengan nama lengkapnya serta jika kita tidak mengetahui jenis kelamin :
          Dear + Nama Lengkap  
         Contoh : Dear Anto Wahyudi

     Jika kita tidak mengetahui nama dari penerima surat :
Ø  Dari sisi penulisan tanda baca :

Ø  Penulisan singkatan :

6.   Body of Letter
Body of Letter merupakan isi dari surat yang menjadi pembahasan mengenai tujuan dan alasan pembuatan surat. Biasanya pada paragraf pertama berupa ramah-tamah yang membuat perhatian pembaca terfokus untuk paragraf selanjutnya atau pun berupa pendahuluan serta alasan dari penulisan surat, pada paragraf selanjutnya dijabarkan informasi penting secara detail dari penulisan surat. Paragraf penutup menjelaskan kembali tujuan dari pembuatan surat serta meminta kepada pembaca untuk menindaklanjuti dari informasi yang telah didapat pada paragraf sebelumnya.
Bagian utama surat harus berbentuk format :
   Ø  Single spasi antar baris
   Ø  Baris kosong setiap berganti paragraf baru


7.     Complementary Close
Berupa salam penutup yang merupakan salah satu penghormatan dari pembuat surat. Berikan sebanyak 4 spasi baris untuk tanda tangan pembuat surat yang disertai dengan nama.
   Ø  British English
ü Jika nama penerima surat dicantumkan pada salam pembuka maka digunakan “Sincerely”
ü Jika nama penerima surat tidak dicantumkan pada salam pembuka  maka digunakan “Faithfully”.
ü Jika pada salam pembuka di akhir baris terdapat tanda baca koma (,) maka di akhir baris pada salam penutup juga dicantumkan tanda baca koma (,). Contoh : Dear Mr Evan, (Salam Pembuka) maka Yours sincerely, atau Sincerely yours, (Salam Penutup).
ü Selain dari salam penutup yang bersifat formal seperti pada tabel dibawah ini, terdapat salam penutup yang bersifat nonformal seperti best wishes, best regards, with warmest regards, kind regards.

    Ø  American English
ü Nama penerima surat pada salam pembuka dicantumkan atau tidak maka digunakan “Sincerely”
ü Selain dari salam penutup yang bersifat formal seperti pada tabel dibawah ini, terdapat salam penutup yang bersifat nonformal seperti cordially yours, thank you, regards.



8. Signature
Merupakan suatu tanda tangan pembuat surat agar terlihat bahwa surat yang dibuat bersifat resmi atau penting. Contoh format dari tanda tangan beserta salam penutup :



9. Initial
   Penggunaan initial pada English Business Letter menunjukkan inisial pembuat surat serta yang mengetik atau mempersiapkan surat tersebut. Initial dapat dicantumkan atau tidak, sesuai dengan keinginan pembuat surat. Yang pertama kali dicantumkan pada initial adalah pembuat surat dengan huruf kapital, diikuti tanda titik dua (:) atau tanda slash (/), kemudian initial yang mengetik atau mempersiapkan surat. Contoh, pembuat surat adalah Annaas Pamungkas dan pengetik adalah Rani Marlina (AP/rm atau AP:rm).

10.  Enclosure
Penggunaan enclosure pada English Business Letter dapat dicantumkan atau tidak, sesuai dengan terdapatnya suatu lampiran surat. Enclosure dicantumkan beserta daftar jenis lampiran yang dikirim bersama surat. Dapat dituliskan berupa “Enclosure:” atau “Enc:”. Contoh :
   Ø  Enclosure: Brochure 2009
   Ø  Enc: Brochure 2009



11.  Carbon Copy
Penggunaan Carbon copy pada English Business Letter dicantumkan jika terdapat salinan surat yang dikirim juga kepada selain penerima surat. Jika salinan surat dikirimkan lebih dari satu orang maka nama penerima salinan surat dipisah tanda baca koma (,). Biasanya penulisan carbon copy pada surat disingkat menjadi “cc:”. Contoh :
   Ø  cc: Rahmat Hidayat
   Ø  cc: Rahmat Hidayat, Afriandi S.kom




Format dari English Business Letter
 1.    Full Block Business Letter
   Format bentuk surat ini pada letter head, date, inside address, subject, salutation, body of letter, complementary close, signature atau secara keseluruhan dari format surat berada di posisi rata kiri.

.



2.      Modified Block Business Letter
Format bentuk surat ini pada letter head, date, complementary close, dan signature berada di posisi rata kanan. Bagian lain pada surat seperti inside address, subject, salutation, body of letter, maupun enclosure jika terdapatnya lampiran surat, berada di posisi rata kiri.


3.      Indented English Letter
Format bentuk surat ini pada letter head, complementary close, dan signature berada di tengah surat. Sedangkan pada date berada di posisi rata kanan. Bagian yang lain pada surat seperti inside address, subject, salutation, serta body of letter berada di posisi rata kiri. Namun, pada baris inside address maupun subject akan bertambah spasinya atau setiap baris semakin ke kanan sebanyak jumlah baris dari inside address serta subject. Pada setiap awal paragraf dari isi surat memiliki spasi.


4.      Semi-Block English Letter
Format bentuk surat ini pada letter head, date, complementary close dan signature berada di posisi rata tengah surat. Bagian yang lain pada surat seperti inside address, subject, salutation, body of letter berada di posisi rata kiri. Pada setiap awal paragraf dari isi surat memiliki spasi. 


5.      Hanging English Letter
Format ini bentuk surat pada letter head berada di posisi tengah surat. Sedangkan pada date, complementary close, dan signature berada di posisi kanan surat. Bagian yang lain pada surat seperti inside address, subject, salutation, body of letter berada di posisi rata kiri. Pada setiap awal baris paragraf dari isi surat berada di posisi rata kiri, namun baris-baris berikutnya pada paragraf memiliki spasi.




 

Sumber :
Ø  http://owl.english.purdue.edu/owl/resource/653/2/
Ø  http://en.wikipedia.org/wiki/Business_letter
Ø  http://www.savvy-business-correspondence.com/
Ø  http://www.ego4u.com/en/business-english/communication/business-letter
Ø  http://www.kcitraining.com/styleguide/book/letelem.html
Ø  http://www.studyenglishtoday.net/business-letter-parts.html
Ø  http://business-letter-samples.com/block-style.html
Ø  http://www.letterformat.net/letter/business-letter-format-styles



21 Mei, 2011

20 April, 2011

Penjelasan Abstraksi



Di Posting oleh Annaas Pamungkas
Tugas Bahasa Indonesia#2 ke-3


ABSTRAKSI


Annaas Pamungkas. 20108266
SIRKULASI UDARA OTOMATIS BERBASIS ATMEGA8535
PI. Sistem Komputer. Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi. Universitas Gunadarma. 2011
Kata Kunci : Sirkulasi udara, Mikrokontroller ATMEGA8535, Sensor Suhu, Pendeteksi Objek


            Pergantian udara atau yang lebih dikenal sirkulasi udara merupakan suatu keharusan yang dibutuhkan oleh setiap penghuni ruangan untuk mendapatkan udara yang bersih dan sehat.
Perancangan alat ini menciptakan kemudahan dalam proses sirkulasi udara. Banyaknya tempat kos dan kontrakan dengan ruangan yang cukup sempit dan tertutup menyebabkan sulitnya untuk terjadinya pergantian udara di dalam ruangan tersebut dengan udara luar. Dengan memanfaatkan rancangan alat yang sederhana ini dapat memudahkan bagi para penghuninya dalam pergantian udara yang mereka tempati. Kipas, pendeteksi objek dan penampil suhu ini dikontrol dengan menggunakan mikrokontroller ATmega8535, menggunakan sensor suhu, LDR dan LED yang digunakan untuk mendeteksi suhu ruangan serta pendeteksi objek para penghuni dari ruangan tersebut. Keseluruhan komponen-komponen tersebut akan saling terintegrasi untuk  mendukung kinerja dari perancangan alat.


            Pada abstraksi diatas merupakan salah satu isi yang akan ada pada penelitian ilmiah saya dengan judul SIRKULASI UDARA OTOMATIS BERBASIS ATMEGA8535. Pengerjaan alat tersebut harus tertunda karena terdapatnya proyek-proyek dari praktikum yang harus dikerjakan dengan batas waktu tertentu. Dari segi pembuatan makalahnya harus di tunda pula agar menyelesaikan proyek dengan tepat waktu. Tidak adanya kesempatan untuk memulainya maka membuat saya menunda-nunda penyelesaian penelitian ilmiah tersebut. Terdapat kendala-kendala yang saya harus hadapi dalam merancang alat tersebut yakni saya harus membuat layout ulang, komponen yang konslet dan harus diganti dan dipasang kembali, mengerjakan alat tersebut dengan kondisi lelah dan kendala-kendala lainnya. Tetapi dari dukungan dan doa orang-orang sekitar saya dapat membuat tetap semnagat untuk menyelesaikan perancangan alat tersebut.
        Dengan perancangan alat tersebut diharapkan menjadi bermanfaat bagi para penghuni kos-kosan yang ditinggali oleh para pekerja dan mahasiswa dalam segi kesehatan agar kondisi udara didalam ruangan yag mereka tempati bersih dan sehat dengan membuang atau menggantikan udara tersebut terhadap udara luar ruangan. Kadangkala penghuni ruangan merasa malas untuk membuka tutup jendela, itu juga jika kamar tersebut terdapat jendela yang dapat terbuka-tertutup untuk sirkulasi udara. Jika udara di dalam ruangan tidak berganti, hal tersebut dapat membahayakan kesehatan para penghuni di dalam ruangan tersebut. Dengan perancangan alat tersebut dapat pula membuang udara panas yang menempati ruangan tersebut dengan secara otomatis. Dengan kemajuan teknologi dapat diharapkan mampu memudahkan pekerjaan manusia. Walaupun alat tersebut terlihat sederhana, yang saya harapkan dapat dikembangkan oleh siapa saja agar kesehatan setiap penghuni ruangan tetap terjaga.

Pengingat Kematian


Diposting oleh Annaas Pamungkas
Tulisan Bahasa Indonesia#2 ke-10

Para pembaca pastinya kadangkala mendengar kata kematian. Mendengarnya saja sudah membuat diri ini menjadi merinding ketakutan. Kita tidak akan pernah mengetahui kapan kita akan meninggalkan dunia ini. kemanakah diri akan berada setelah kematian itu menghadapi kita. Sudahkah cukup amalan kita yang ada saat ini untuk bekal kita di akhirat kelak. Kematian akan mendatangi kita dimanapun saja berada dan dalam waktu kapanpun. Cobalah teman-teman mengunjungi sebuah makam dan renungkanlah apa yang kita telah perbuat selama di dunia. Kadangkala saat sibuk dengan urusan dunia, kita akan terlupa apa yang mengakhiri hidup ini. Jika terlupakan hari dimana saat kita akan berakhir hidup di dunia ini, setiap waktunya tidak akan pernah meyadari bekal yang akan kita bawa untuk kehidupan kelak.
            Jika kita melihat di sebuah berita yang memberitakan mengenai kematian baik itu suatu kecelakaan, sakit, pembunuhan dan lain sebagainya belum tentu dapat menyadarkan diri ini. Dengan cara membuka hati untuk memahami persiapan kematian yang akan menghadapi kita. Di dalam dunia ini kita dapat berbuat semaunya, namun segala apa yang kita kerjakan di dunia ini akan dimintai pertanggungjawaban kelak. Maka batasi tingkah laku kita yang dapat memberatkan timbangan dosa di akhirat kelak. Kumpulkan pahala-pahala yang berserakan di dunia ini untuk bekal kita saat hari pertanggungjawaban nanti. Jangan menganggap remeh hal kecil yang dapat memberatkan timbangan kebaikan kita. Walaupun tidak menyuruh kebaikan pada seseorang, mulailah dari diri sendiri untuk menjalankan kebaikan. Ibarat pepatah mengatakan sambil berenang minum air, kita lakukan kebaikan dari diri sendiri dan mengajak orang lain untuk melakukannya juga. 

Kemenangan yang Tidak dapat Dibanggakan


Diposting oleh Annaas Pamungkas
Tulisan Bahasa Indonesia#2 ke-9

Alkisah suatu hari di arena balap. Terdapat dua pembalap yang sedang berpacu dalam waktu dan kecepatan. Penonton yang berada di sekitar arena balap begitu padat memenuhi kursi-kursi yang tersedia. Pembalap 1 yang begitu antusias dalam menjuarai pertandingan tersebut, berusaha sekuat mungkin dalam menjuarainya. Pembalap 2 yang cukup menikmati perlombaan tersebut dengan penuh tenaga berusaha memenangkan perlombaan tersebut pula. Saling susul-menyusul antara kedua pembalap membuat pertandingan menjadi semakin ramai. Penonton tidak melewatkan sedikitpun untuk mengalihkan perhatiannya pada kedua pembalap tersebut. Saat di putaran terakhir, kedua pembalap semakin bersaing untuk menjuarai pertandingan tersebut. pembalap 1 yang memiliki antusias tinggi dalam menjuarai pertandingan tersebut, menghalalkan segala cara untuk mengalahkan pembalap 2.
             Pembalap 2 yang berusaha sekuat tenaga untuk mengalahkan pembalap 1 bermain dengan cara yang baik dan jujur. Pembalap 1 melakukan kecurangan dengan mulai menabrakkan kendaraannya kepada pembalap lain, menghalng-halangi pembalap lain yang ingin menyusulnya, menggiring kendaraan pembalap 2 ke pembatas jalur, dan cara-cara kotor lainnya. Pembalap 2 tidak melakukan pembalasan terhadap cara pembalap 1, tetapi ia tetap bermain dengan bersih dan penuh semangat. Pada saat mendekati garis akhir, kendaraan pembalap 2 keluar dari jalur arena karena kecurangan dari pembalap 1. Tentunya pembalap 1 menjadi pemenang dalam pertandingan tersebut, namun terlihat penonton yang tidak menyukai kemenangan pembalap 1 tersebut dengan menyorakinya. Pembalap 2 keluar dari kendaraannya dan memberi selamat kepada pembalap 1 atas kemenangannya. Walaupun pembalap 1 secara pertandingan menjuarainya, namun para penonton tidak menyukai cara membalapnya yang kotor. Walaupun pembalap 2 telah dicuranginya dan mengalami kekalahan, ia menerima kekalahannya dengan hati lapang serta tidak memusuhi pembalap 1. pembalap 1 menyadari kebodohannya dalam menjuarai pertandingan tersebut dengan menyesalinya.
Ternyata untuk menjuarai sesuatu dengan berbagai cara buruk dapat menjadikan ketidaksukaan orang lain terhadap cara kita. Walaupun kemenangan tersebut didapatkan dengan cara kotor, namun hati dari diri ini tidak akan pernah merasa bangga atas suatu kemenangan. Memiliki rasa antusias boleh saja, tetapi gunakan cara-cara yang baik dan bersih untuk mendapatkannya

19 April, 2011

Pelita hati


Diposting oleh Annaas Pamungkas
Tulisan Bahasa Indonesia#2 ke-8

Ketika berjalan di keheningan malam terasa udara yang dingin menyelimuti kulit. Gelap gulita yang terlihat tanpa ada cahaya yang menerangi. Cahaya bulan juga bersembunyi di balik tebalnya awan hitam. Berjalan tanpa penerangan yang menerangi kondisi sekitar. Melangkah tanpa pasti, hanya mengikuti kata hati kemana seharusnya jalan yang dituju. Ketika jalan yang berlubang harus dilewati dengan berani karena tidak ada cahaya yang menerangi. Hanyalah terdengar suara orang lain yang mengajak untuk mengikuti jejak langkahnya. Tidak diketahui kemanakah ia akan mengajak untuk melangkahkan kakinya. Tanpa pelita yang menerangi jalan, terus diikuti orang tersebut melangkah.
Dibutuhkan suatu pelita untuk menerangi kemana seharusnya kita melangkah. Tanpa perlu mengikuti langkah orang lain dalam berjalan. Itulah pelita hati yang harus kita terangi. Kita akan mampu melangkah dengan melihat kondisi jalan yang baik dan buruk. Kita pula akan mengetahui kemanakah orang lain akan membawa kita untuk melangkah, apakah melangkahkan menuju kebaikan atau keburukan. Pelita hati akan membimbing kita menuju jalan yang lurus dan melangkahi jalan yang penuh lubang. Pelita hati juga dapat menerangi orang lain yang berada di sekitar kita untuk melangkahkan kakinya menuju jalan kebaikan.



18 April, 2011

Tergesa-gesa


Diposting oleh Annaas Pamungkas
Tulisan Bahasa Indonesia#2 ke-7


Kisah seorang pemuda yang hidupnya selalu tergesa-gesa dalam segala hal. Saat diberikan tugas oleh gurunya, ia kan mengerjakan dengan cepat dan tanpa pikir panjang. Saat diperintah orang tuanya, ia akan menjalankannya dengan cepat dan tanpa pikir panjang juga. Apapun yang ia terima maka akan dikerjakannnya dengan cepat. Orang yang memberikan perintah atau tugas kepada ia,maka akan senang sekali jika dikerjakannya denagn waktu singkat.
            Suatu saat ia melakukan pekerjaannnya dengan tergesa-gesa, dan hasil akhirnya ia harus mengulang kembali karena kesalahannya. Hal yang sepele ia lewatkan dan tidak dipikir panjang. Akibat sering meremehkan hal kecil tersebut, setiap pekerjaan yang ia lakukan harus dilakukan ulang. Sebelum melakukan sesuatu pekerjaan baiknya dilakukan pengkajian terhadap perkerjaan tersebut. melakukan pemikiran panjang ke depan apa yang dibutuhkan dan apa yang harus dilakukan agar mengurangi resiko kesalahan.