coba_dulu

silahkan_menikmati_blog_ini

22 Mei, 2010

Pencegahan Deadlock



Di posting oleh Annaas Pamungkas

        Metode Pencegahan dianggap sebagai solusi yang bersih dipandang dari sudut tercegahnya deadlock. Tetapi pencgahan akan mengakibatkan kinerja utilisasi sumber daya yang buruk. Metode pencegahan menggunakan pendekatan dengan cara meniadakan empat syarat yang dapat menyebabkan deadlock terjadi pada saat eksekusi Coffman (1971).
        Syarat pertama yang akan dapat ditiadakan adalah Mutual Exclusion, jika tidak ada sumber daya yang secara khusus diperuntukkan bagi suatu proses maka tidak akan pernah terjadi deadlock. Namun jika membiarkan ada dua atau lebih proses mengakses sebuah sumber daya yang sama akan menyebabkan chaos. Langkah yang digunakan adalah dengan spooling sumber daya, yaitu dengan mengantrikan job-job pada antrian dan akan dilayani satu-satu.
       
        Beberapa masalah yang mungkin terjadi adalah:
  1. Tidak semua dapat di-spool, tabel proses sendiri tidak mungkin untuk di-spool
  2. Kompetisi pada ruang disk untuk spooling sendiri dapat mengarah pada deadlock
       
        Hal inilah yang menyebabkan mengapa syarat pertama tidak dapat ditiadakan, jadi mutual exclusion benar-benar tidak dapat dihilangkan.
        Cara kedua dengan meniadakan kondisi hold and wait terlihat lebih menjanjikan. Jika suatu proses yang sedang menggunakan sumber daya dapat dicegah agar tidak dapat menunggu sumber daya yang lain, maka deadlock dapat dicegah. Langkah yang digunakan adalah dengan membuat proses agar meminta sumber daya yang mereka butuhkan pada awal proses sehingga dapat dialokasikan sumber daya yang dibutuhkan. Namun jika terdapat sumber daya yang sedang terpakai maka proses tersebut tidak dapat memulai prosesnya.

        Masalah yang mungkin terjadi:
  1. Sulitnya mengetahui berapa sumber daya yang dibutuhkan pada awal proses
  2. Tidak optimalnya pengunaan sumber daya jika ada sumber daya yang digunakan hanya beberapa waktu dan tidak digunakan tapi tetap dimiliki oleh suatu proses yang telah memintanya dari awal.
        Meniadakan syarat ketiga non preemptive ternyata tidak lebih menjanjikan dari meniadakan syarat kedua, karena dengan meniadakan syarat ketiga maka suatu proses dapat dihentikan ditengah jalan. Hal ini tidak dimungkinkan karena hasil dari suatu proses yang dihentikan menjadi tidak baik.
        Cara terakhir adalah dengan meniadakan syarat keempat circular wait. Terdapat dua pendekatan, yaitu:
  1. Mengatur agar setiap proses hanya dapat menggunakan sebuah sumber daya pada suatu waktu, jika menginginkan sumber daya lain maka sumber daya yang dimiliki harus dilepas.
  2. Membuat penomoran pada proses-proses yang mengakses sumber daya. Suatu proses dimungkinkan untuk dapat meminta sumber daya kapan pun, tetapi permintaannya harus dibuat terurut.
        Masalah yang mungkin terjadi dengan mengatur bahwa setiap proses hanya dapat memiliki satu proses adalah bahwa tidak semua proses hanya membutuhkan satu sumber daya, untuk suatu proses yang kompleks dibutuhkan banyak sumber daya pada saat yang bersamaan. Sedangkan dengan penomoran masalah yang dihadapi adalah tidak terdapatnya suatu penomoran yang dapat memuaskan semua pihak. 

Strategi Menghadapi Deadlock

Di posting oleh Annaas Pamungkas

Terdapat strategi yang dapat dilakukan untuk menghadapi deadlock yang dimana dibagi menjadi tiga pendekatan, yaitu:
i.     Mengabaikan adanya deadlock.
ii.  Memastikan bahwa deadlock tidak akan pernah ada, baik dengan metode Pencegahan, dengan mencegah empat kondisi deadlock agar tidak akan pernah terjadi. Metode Menghindari deadlock, yaitu mengizinkan empat kondisi deadlock, tetapi menghentikan setiap proses yang kemungkinan mencapai deadlock.
iii.Membiarkan deadlock untuk terjadi, pendekatan ini membutuhkan dua metode yang saling mendukung, yaitu:
·      Pendeteksian deadlock, untuk mengidentifikasi ketika deadlock terjadi.
·      Pemulihan deadlock, mengembalikan kembali sumber daya yang dibutuhkan pada proses yang memintanya. 

Karakteristik deadlock

Di posting oleh Annaas Pamungkas
           
            Terdapat karakteristik dari deadlock yang menurut Coffman dalam bukunya "Operating System" menyebutkan empat syarat bagi terjadinya deadlock, yaitu:
i.      Mutual Exclusion
Suatu kondisi dimana setiap sumber daya diberikan tepat pada satu proses pada suatu waktu.
ii.    Hold and Wait
Kondisi yang menyatakan proses-proses yang sedang memakai suatu sumber daya dapat meminta sumber daya yang lain.
iii.  Non-pre-emptive
Kondisi dimana suatu sumber daya yang sedang berada pada suatu proses tidak dapat diambil secara paksa dari proses tersebut,sampai proses itu melepaskannya.
iv.  Circular Wait
Kondisi yang menyatakan bahwa adanya rantai saling meminta sumber daya yang dimiliki oleh suatu proses oleh proses lainnya. 

Deadlock

Di posting oleh Annaas Pamungkas

          Menurut bahasa arti dari kata deadlock adalah kondisi buntu. Di dalam Sistem Operasi Deadlock memiliki arti suatu kondisi dimana sekumpulan proses tidak dapat berjalan kembali akibat adanya saling menunggu antara dua atau lebih proses yang menunggu suatu kejadian dan kejadian tersebut hanya dapat di lakukan oleh proses lainnya, dan hal ini dapat di sebabkan karena tidak adanya komunikasi antar proses.
          Seperti telah disebutkan pada pengartian di atas bahwa kondisi Deadlock marupakan kondisi dimana dua atau lebih proses yang saling menunggu. Contoh nyata yang berada pada persimpangan jalan gambar dibawah ini:


          Dalam kasus tersebut setiap mobil bergerak sesuai nomor yang ditentukan, tetapi tanpa pengaturan yang benar, maka setiap mobil akan bertemu pada satu titik yang permanen atau bisa dikatakan bahwa setiap mobil tidak bisa melanjutkan perjalanan lagi atau dengan kata lain terjadi deadlock. Mobil digambarkan sebagai proses yang sedang menuju sumber daya. Untuk mengatasinya beberapa mobil harus preempt (mundur). Sangat memungkinkan untuk terjadinya starvation (kondisi proses tak akan mendapatkan sumber daya). Contoh lain pada proses yang secara umum terdiri dari tiga tahap, yaitu untuk meminta, memakai, dan melepaskan sumber daya yang di mintanya.

          Contoh lainnya yaitu, misalkan pada suatu komputer terdapat dua buah program, sebuah tape drive dan sebuah printer. Program A mengontrol tape drive, sementara program B mengontrol printer. Setelah beberapa saat, program A meminta printer, tapi printer masih digunakan. Berikutnya, B meminta tape drive, sedangkan A masih mengontrol tape drive. Dua program tersebut memegang kontrol terhadap sumber daya yang dibutuhkan oleh program yang lain. Tidak ada yang dapat melanjutkan proses masing-masing sampai program yang lain memberikan sumber dayanya, tetapi tidak ada yang mengalah. Kondisi inilah yang disebut Deadlock atau pada beberapa buku disebut Deadly Embrace

          Kejadian Deadlock selalu tidak lepas dari sumber daya, bahwa hampir seluruhnya merupakan masalah sumber daya yang digunakan bersama-sama. Oleh karena itu, kita juga perlu tahu tentang jenis sumber daya, yaitu: sumber daya dapat digunakan lagi berulang-ulang dan sumber daya yang dapat digunakan dan habis dipakai atau dapat dikatakan sumber daya sekali pakai. Sumber daya ini tidak habis dipakai oleh proses mana pun.Tetapi setelah proses berakhir, sumber daya ini dikembalikan untuk dipakai oleh proses lain yang sebelumnya tidak kebagian sumber daya ini. Contohnya prosesor, Channel I/O, disk, semaphore. Contoh peran sumber daya jenis ini pada terjadinya Deadlock ialah misalnya sebuah proses memakai disk A dan B, maka akan terjadi Deadlock jika setiap proses sudah memiliki salah satu disk dan meminta disk yang lain. Masalah ini tidak hanya dirasakan oleh pemrogram tetapi oleh seorang yang merancang sebuah sistem operasi. Cara yang digunakan pada umumnya dengan cara memperhitungkan dahulu sumber daya yang digunakan oleh proses-proses yang akan menggunakan sumber daya tersebut. Contoh lain yang menyebabkan Deadlock dari sumber yang dapat dipakai berulang-ulang ialah berkaitan dengan jumlah proses yang memakai memori utama. 

21 Mei, 2010

Virus Komputer

Di posting oleh Annaas Pamungkas

Saya ingin berbagi info mengenai virus komputer nih coba saya share!!!

                Virus komputer merupakan suatu program komputer yang menggandakan diri dengan menyisipkan salinan dirinya ke dalam media penyimpanan / dokumen serta ke dalam jaringan secara diam-diam tanpa diketahui oleh pengguna komputer tersebut. Efek dari virus komputer bermacam-macam, mulai dari akibat yang ringan yaitu hanya muncul pesan-pesan aneh  hingga akibat yang berat yang dapat merusak komputer serta menghapus file atau dokumen kita, apalagi file atau dokumen yang diserang virus yaitu file atau dokumen yang penting, wah bikin kita geram.
                Terdapat jenis –jenis virus yang bermacam-macam saat ini, namun saya hanya menginformasikan beberapa jenis virus computer tersebut :

1.      Worm
Worm merupakan lubang keamanan atau celah kelemahan pada komputer yang kita gunakan dapat memungkinkan komputer tersebut terinfeksi virus tanpa harus eksekusi suatu file yang umumnya terjadi pada jaringan. Layaknya sebuah cacing yang menerobos ke dalam tanah hingga menuju apa yang diharapkannya.

2.      Trojan
Trojan merupakan sebuah program yang memungkinkan computer yang kita gunakan dapat dikontrol oleh orang lain melalui suatu jaringan atau internet. Ingat kuda troya dalam film Troy yang digunakan untuk memasuki benteng lawan tanpa diketahui oleh isi istana kemudian dalam istana diserang hingga istana dapat dikuasai oleh lawan dengan bersembunyi dalam kuda troya.

3.      Spyware
Spyware merupakan sebuah program aplikasi yang digunakan untuk mengambil data informasi dari tindak-tanduk atau kegiatan pengguna dalam menggunakan komputer tanpa kita sadari. Layaknya mata-mata yang selalu melihat kegiatan kita dalam menggunakan computer sehingga data informasi penting yang terdapat pada computer dapat diketahui oleh pengguna spyware.

Perubahan Cuaca

Di posting oleh Annaas Pamungkas

                Akhir-akhir ini cuaca makin aneh saja, pagi hingga siang dibekasi mengalami cuaca cerah namun panasnya luar biasa hingga seperti para vampire yang menghindari diri dari sengatan matahari, sedangkan sore hingga malam harinya mengalami air yang mengguyur bekasi (hujan maksudnya). Perubahan yang drastis dari kondisi panas menuju kondisi hujan jarang terjadi tahun-tahun yang telah lalu namun tahun ini sepertinya perubahan tersebut sering terjadi, apakah ini efek dari pemanasan global atau yang kita sering dengar dengan nama global warming, hutan yang sudah mulai habis dengan industri-industri yang banyak berdiri disertai kendaraan-kendaraan yang mulai meningkat menyebabkan makin santernya gejala global warming. Udara panas yang dihasilkan dari industri-industri dan kendaraan-kendaraan terperangkap dalam bumi sedangkan penyerap panas tersebut sudah mulai habis (hutan) digunduli oleh ulah manusia yang tidak bertanggung jawab dan serakah. Akibatnya udara panas terperangkap di dalam bumi yang membuat cuaca panas ekstreem seperti kondisi seperti saat ini.

!!!STOP GLOBAL WARMING!!!

Balik Lagi!!!

Di posting oleh Annaas Pamungkas

            Balik lagi nih ngisi postingan setelah pikiran ini difokuskan untuk menghadapi UTS. Syukur masih bisa posting untuk menginformasikan artikel yang singkat maupun yang panjang. Ya sebenarnya bisa sambil fokus uts sekaligus mengisi postingan, ibarat pepatah sambil menyelam minum air begitu, tapi hati-hati jangan kebanyakan minum nanti kembung lagi kebanyakan airnya hehehehe…..saya akan mencoba memulai kembali tulisan yang akan diposting setelah hilang dari peradaban seperti habis ditelan bumi, menghilang begitu saja ^_^ ya pokoke pantengi terus blog ni semoga terus bisa eksis dan bermanfaat bagi siapa saja yang membacanya.