coba_dulu

silahkan_menikmati_blog_ini

28 Februari, 2010

Kebutuhan Kalsium pada Setiap Usia


Di posting oleh Annaas Pamungkas

            Siapa yang tidak kenal susu, teringat akan gizi yang dibutuhkan oleh kita semua yaitu empat sehat lima sempurna. Yang kelima tersebut adalah susu, susu dimanfaatkan untuk dapat memenuhi gizi seimbang bagi kita, terutama pada anak-anak. Minum susu harus terus dilakukan tanpa ada batasan usia. Ketika minum susu harus disesuaikan dengan tumbuh kembang, usia, hingga jenis kelamin. Jika hal tersebut diabaikan maka pertumbuhan tidak akan optimal atau terganggu. Usia anak 5 tahun hingga 18 tahun adalah usia yang dapat dikatakan kurang terekspose oleh asupan nutrisi. Anak dari umur dari 0 bulan hingga usia 2 tahun, asupan makanan dibutuhkan untuk pertumbuhan otak, dimana pada usia tersebut perkembangan otak mencapai 80 persen. Sementara anak di antara usia 5 sampai 8 tahun tetap membutuhkan asupan makanan yang dilengkapi  dengan Kolin, DHA, AA serta asam lemak omega 3 (prekursor DHA) dan Omega 6 (prekursor AA). Semua zat tersebut dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan sel otak anak yang sudah memasuki usia sekolah. Anak dengan interval usia 9 hingga 12 tahun membutuhkan makanan yang banyak mengandung vitamin B kompleks, tinggi kalsium serta kolin untuk terus membantu dalam pertumbuhan dan perkembangan sel otak. Anak dengan usia 13 hingga 18 tahun membutuhkan nutrisi untuk mempercepat pertumbuhan tinggi, berat, serta perkembangan karakteristik sekunder. Sedangkan orang tua membutuhkan asupan makanan seperti kalsium untuk mencegah osteoporosis. Kebutuhan tertinggi merupakan hal yang dibutuhkan pada usia menjelang remaja, yang dimanfaatkan untuk pertumbuhan tulang dan ototnya. Selain kalsium juga dibutuhkan protein. 

 
            Pada remaja putra dan putri memerlukan kebutuhan yang berbeda. Pada remaja putri membutuhkan asupan yang rendah lemak, tinggi zat besi dan antioksidan (vitamin C dan E). Hal tersebut untuk menghindari anemia karena tiap bulan mengalami menstruasi.  Susu juga dibutuhkan untuk menunjang aktivitas remaja putri tanpa harus takut gemuk dan menjaga penampilan fisik terutama kulit dengan adanya antioksidan. Sementara remaja putra membutuhkan asupan tinggi B kompleks dan L-Cartine untuk mendukung pertumbuhan fisiologis. Remaja pria membutuhkan lebih banyak energi untuk beraktivitas dan pembentukan otot. Kalsium harus ditabung dalam tubuh sebagai cadangan saat proses penulangan yang akan berhenti pada usia sekitar 30 tahun, sehingga dapat mencegah pengeroposan tulang (osteoporosis) secara dini.          

Tidak ada komentar: